Waspada! Berikut Gejala Batu Empedu yang bisa Membahayakan Jiwa

  • Whatsapp
batu empedu

Semakin hari, semakin banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah pada kondisi kesehatannya. Pola makan yang tidak sehat, kurangnya minum air putih dan kebiasaan-kebiasaan buruk pada dasarnya akan sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan seseorang. Begitu pun dengan penyakit batu empedu yang kerapkali dirasakan masyarakat karena kurangnya kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri.

Apa itu Batu Empedu?

Menjadi penyakit cukup membahayakan yang menyerang kantung empedu juga saluran empedu. Penyakit ini dikenal dengan sebutan cholelithiasis yang mana merupakan sebuah kondisi ketika adanya rasa sakit di perut sebab pembentukan batu dalam kantung empedu. Singkatnya, ketika Anda mempunyai penyakit ini, maka di dalam kantung empedu terdapat pembentukan batu yang pastinya akan sangat mengganggu.

Kantung empedu merupakan salah satu orang dengan ukuran yang kecil, berada di bagian bawah organ hati. Tugasnya adalah sebagai tempat produksi dan penyimpanan cairan empedu untuk proses pencernaan. Ketika seseorang melakukan pola hidup yang tidak sehat, terlebih terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung kolesterol bisa memengaruhi kondisinya. Kehadiran penyakit batu empedu ini biasanya dikarenakan adanya pengendapan kolesterol jahat yang lama kelamaan mengeras lalu berubah menjadi batu.

Meskipun beberapa kondisinya bersifat ringan dan tidak membahayakan, namun jika dibiarkan batu akan terus menumpuk dan bisa menghambat kinerja kantung empedu. Bahkan bisa menyebabkan komplikasi yang cukup membahayakan.

Gejala yang Ditimbulkan

Kondisi penyakit batu empedu tentunya akan hadir dengan beberapa gejala yang menyertainya. Gejala ini bisa menjadi respon tubuh ketika salah satu organnya mengalami masalah. Lantas, apa saja gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini?

  1. Nyeri Perut Tiba-tiba

Gejala yang pertama dan sering kali dirasakan ketika ada masalah pembentukan batu pada kantung empedu adalah munculnya rasa sakit di perut. Kemunculan rasa sakit atau nyeri ini akan datang secara tiba-tiba. Bahkan, untuk kondisi yang cukup parah, sakit perut ini akan berlangsung selama terus menerus. Sementara bagian perut yang mengalami rasa sakit yakni di bagian tengah perut atau kanan atas.

  1. Demam Tinggi

Selain nyeri di area perut, batu empedu juga bisa menyebabkan penderitanya merasa demam. Hal ini terjadi ketika batu yang ada di dalam kantung empedu sudah menyumbat saluran tertentu lalu menimbulkan iritasi. Semakin lama, iritasi tersebut akan menyebabkan infeksi yang memicu kondisi demam pada tubuh. Untuk kondisi yang cukup parah pun, demam bisa disertai dengan sensasi menggigil hingga mata memerah.

  1. Mual, Muntah dan Kehilangan Nafsu Makan

Gejala lainnya yang bisa ditimbulkan oleh penyakit ini adalah rasa mual dan ingin muntah. Pada dasarnya, empedu berkaitan dengan sistem pencernaan manusia. Ketika ada masalah  terhadapnya, maka pencernaan Anda pun akan terganggu. Batu yang mengendap di dalam kantung empedu bisa memicu perasaan mual dan muntah-muntah. Bahkan, penderitanya pun bisa mengalami diare atau juga sembelit hingga kehilangan nafsu makan yang menjadikan berat badannya bisa turun drastis.

  1. Adanya Gejala Sakit Kuning

Tak hanya beberapa gejala yang sudah disebutkan sebelumnya, penyakit batu empedu juga bisa menimbulkan gejala penyakit kuning. Di mana pada bagian mata yang berwarna putih, akan berubah warnanya menjadi kuning. Bahkan bagian tubuh lain seperti kuku hingga lidah pun bisa jadi menguning. Cairan urin yang dikeluarkan pun cenderung jadi lebih gelap.

Penting sekali untuk mengetahui gejala yang ditimbulkan oleh penyakit batu empedu ini. Jika Anda merasakan beberapa gejala tersebut, ada baiknya segera konsultasikan ke dokter. Namun, untuk mempermudah, Anda bisa terlebih dahulu mengonsultasikan permasalahan kesehatan Anda melalui aplikasi Halodoc. Pasalnya, aplikasi ini hadir sebagai solusi dan jawaban mengenai semua masalah kesehatan. Bahkan, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter dan ahli medis yang kompeten di bidangnya.

Related posts